Kapal Tongkang TB INDOPASIFIC 02 Alami Kebocoran di Perairan Kepuhlagundi Bawean

Kondisi tongkang yang membawa batu bara saat alami kebocoran di perairan Kepuhlagundi Bawean (Foto: Istimewa)

kabarbawean.com - Kapal tongkang TB INDOPASIFIC 02 dilaporkan mengalami kebocoran saat melintas di perairan laut Pulau Bawean, tepatnya di tengah laut wilayah Desa Kepuhlagundi, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik. Kapal tersebut diketahui tengah berlayar dari Ketapang, Kalimantan Barat, menuju Semarang, Jawa Tengah.

Informasi di lapangan menyebutkan, kejadian tersebut telah berlangsung sejak sekitar satu pekan lalu. Salah satu nelayan Desa Kepuhlagundi, Samsuddin, membenarkan keberadaan kapal tongkang itu di perairan setempat.

“Iya, ini sudah lama ada di tengah laut Kepuhlagundi, tapi sekarang sudah mulai normal dan hampir mulai rata, batu bara yang di bawah yang sebelumnya miring,” ujar Samsuddin saat diwawancara Jumat (2/1/2026).

Ia memastikan muatan batu bara di kapal tongkang tersebut tidak sampai tercecer ke laut. Menurutnya, posisi muatan hanya sempat mengalami kemiringan akibat kebocoran di sisi kapal.

“Setahu saya batu baranya tidak sampai jatuh ke laut, hanya miring. Saya hampir setiap hari ada di kanan kirinya tongkang tersebut melaut mencari cumi dan ikan,” ungkapnya.

Samsuddin juga menepis isu bahwa kapal tongkang tersebut kandas atau mengalami putus tali. Ia menjelaskan kebocoran kapal merupakan kejadian yang cukup sering terjadi di perairan Kepuhlagundi.

“Kapal tersebut tidak kandas dan juga tidak putus tali, cuma ada kebocoran di sisi kapal. Hal seperti ini sering terjadi di laut Kepuhlagundi. Biasanya mereka mendatangkan teknisi khusus las sambil dikuras pakai alkon air yang masuk. Kadang ada juga yang kandas ke karang karena terlalu ke pinggir saat parkir,” jelasnya.

Keberadaan kapal tongkang tersebut diakui sempat mengganggu aktivitas nelayan, meski tidak sampai menghentikan kegiatan melaut sepenuhnya.

“Mengganggu, tapi tidak terlalu parah. Nelayan masih bisa beraktivitas meski tidak sesempurna biasanya. Kalau tidak ada kapal yang kebocoran tentu lebih leluasa. Kalau saya pribadi sudah maklum, namanya juga kapal kena musibah,” tambahnya.

Sementara itu, Petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, Imam Wahyudi, membenarkan adanya insiden kebocoran kapal tongkang tersebut. Ia menjelaskan kebocoran terjadi akibat salah satu bagian manhole kapal tongkang lepas.

Menurut Imam, kapal TB INDOPASIFIC 02 yang berangkat dari Ketapang, Kalimantan Barat, menuju Semarang tersebut saat ini telah ditangani dan berada dalam pengawasan pihak terkait.

“Hari ini rencana akan kembali berjalan dan melanjutkan perjalanan ke Semarang,” jelasnya.

Pihak KUPP memastikan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian tetap aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas pelayaran maupun nelayan di perairan Pulau Bawean.

Editor: Ahmad Faiz         Reporter: Saiful Hasan

saiful hasan

Jurnalis di Media Kabar Bawean. “Jika tak lahir sebagai cahaya, jadilah cahaya melalui tulisan."

Lebih baru Lebih lama