Wisata Bulengan Grejeg Bawean Kian Diminati, Air Pegunungan dan Tiket Murah Jadi Daya Tarik

Pengunjung saat menikmati kolam renang wisata bulengan Grejeg Bawean (Foto: Istimewa) 

kabarbawean.com - Kolam Renang Wisata Bulengan Grejeg (WBG) yang berada di Dusun Grejeg Utara, Desa Grejeg, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan geliat positif sebagai destinasi wisata unggulan. Objek wisata berbasis desa ini kini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan, baik dari kalangan warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

WBG menawarkan sensasi berenang dengan sumber air alami pegunungan yang terhubung langsung dengan Danau Kastoba Bawean. Didukung fasilitas yang memadai serta suasana yang bersih dan nyaman, kolam renang ini memberikan pengalaman wisata yang ramah keluarga. Harga tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp7.000 termasuk biaya parkir, turut menjadi faktor pendukung tingginya minat pengunjung.

Kepala Desa Grejeg, Murtazam, menjelaskan bahwa Wisata Bulengan Grejeg mulai dirintis sejak tahun 2018 bersama mantan Kepala Desa Grejeg, Syamsi. Pengelolaannya kemudian dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Pendapatan Asli Desa meningkat dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” kata Murtazam, Jum’at (02/01/2026).

Selain mengelola WBG, BUMDes Bina Usaha Desa Grejeg juga mengembangkan sejumlah unit usaha lainnya, seperti Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Jumasem, bank sampah, serta usaha sewa terop. Pada tahun 2026, BUMDes juga merencanakan pengembangan unit usaha baru berupa mesin tusuk sate sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi desa.

Seluruh program tersebut diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Grejeg.

Salah satu pengunjung, Mai Syarah asal Teluk Kalompang, mengaku puas dengan pengalaman berwisata di WBG.

“Berkesan sekali, dan nyaman, ingin kembali lagi," ujarnya.

Keberhasilan Wisata Bulengan Grejeg menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan wisata berbasis desa tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung, tetapi juga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa.

Editor: Ahmad Faiz         Reporter: Saiful Hasan

saiful hasan

Jurnalis di Media Kabar Bawean. “Jika tak lahir sebagai cahaya, jadilah cahaya melalui tulisan."

Lebih baru Lebih lama