BREAKING NEWS

Delapan Siswa dan Dua Guru Bawean Ikuti POR SD Kabupaten Gresik 2026

Atlet pelajar bersama para pendamping berfoto di Pelabuhan Penyeberangan Bawean sebelum bertolak menuju Gresik untuk mengikuti Pekan Olahraga (POR) SD Kabupaten Gresik 2026 menggunakan KMP Gili Iyang. (Foto: Ist)

kabarbawean.com - Sebanyak delapan siswa sekolah dasar dan dua guru dari Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, bersiap mengikuti Pekan Olahraga (POR) SD Kabupaten Gresik 2026.

Rombongan bertolak dari Bawean menuju Gresik menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gili Iyang pada Sabtu malam Minggu (24/10/2026). Kapal tersebut membawa rombongan dari Pelabuhan Penyeberangan Bawean menuju Pelabuhan Paciran.

Setibanya di Paciran, rombongan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Gresik. Para peserta dijadwalkan mengikuti perlombaan pada Senin (26/10/2026).

Keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan potensi olahraga, mengasah kemampuan, sekaligus membawa nama sekolah masing-masing dalam kompetisi tingkat kabupaten.

Delapan siswa dipersiapkan mengikuti tiga nomor atletik. Pada nomor lari sprint 60 meter, peserta terdiri atas Nurul Hidayaturizqa dari UPT SDN 337 Gresik dan Asyraf Misbahul Anfusi dari SDIT Al-Huda.

Selanjutnya, nomor lari 1.000 meter diikuti Siti Zulaiha dari UPT SDN 346 Gresik dan Muzayyan Ikhlil dari UPT SDN 358 Gresik. Sementara itu, nomor estafet diikuti Refal Afanda dari UPT SDN 347 Gresik, Hafiza Khaira Lubna dari SDIT Al-Huda, Sani Al Ghazali dari UPT SDN 355 Gresik, serta Alya Syakira dari UPT SDN 329 Gresik.

Selain siswa, dua guru juga dijadwalkan mengikuti perlombaan atletik. Arif Dwi Wahyudi dari UPT SDN 248 Gresik akan mengikuti nomor lari 60 meter, sedangkan Bahrul Ulum dari UPT SDN 330 Gresik akan berlaga pada nomor lari 1.500 meter.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didampingi enam pembina dari sekolah masing-masing, yaitu Suduri (UPT SDN 329 Gresik), Nurul Yakin (UPT SDN 337 Gresik), Syahrul (UPT SDN 346 Gresik), Raden Numairi (UPT SDN 347 Gresik), Eko Wahyudi (UPT SDN 358 Gresik), dan Jamili (SDIT Al-Huda).

Pembina pendamping, Eko Wahyudi, berharap keikutsertaan para siswa dalam POR SD Kabupaten Gresik 2026 dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap para siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan. Selain mengejar prestasi, mereka juga bisa mendapatkan pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, pengalaman dalam kompetisi tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir, tetapi juga proses belajar dan pembentukan karakter para peserta.

“Kami berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan selama perjalanan dan pertandingan. Yang terpenting, mereka bisa bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.

Partisipasi delapan siswa dan dua guru tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan bakat olahraga di lingkungan sekolah. Melalui ajang ini, para peserta diharapkan mampu mengukur kemampuan, memperoleh pengalaman berkompetisi di tingkat kabupaten, serta membawa kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat Pulau Bawean.

Editor: Ahmad Faiz                        Reporter: Mohammad