Transportasi Laut Bawean Tak Kunjung Beres, IMK Dukung Warga Surati Presiden
![]() |
| Suasana antrian pemudik Bawean saat hendak menaiki kapal express bahari 3F di Pelabuhan Gresik (Foto: Ist) |
kabarbawean.com - Ikatan Mahasiswa Kebontelukdalam (IMK) mendukung langkah Kerukunan Warga Bawean Gresik (KWBG) dan Pemuda Bawean Gresik (PBG) yang menyurati Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan transportasi laut rute Bawean-Gresik yang hingga kini belum kunjung mendapatkan penyelesaian.
Dukungan tersebut disampaikan Koordinator Isu Kebijakan Publik dan Pemerintahan IMK, Ahyani. Menurutnya, langkah menyurati Presiden merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat setelah berbagai upaya komunikasi dan audiensi dengan pemerintah daerah dilakukan.
"Sudah beberapa kali masyarakat Bawean melakukan diskusi maupun audiensi dengan pihak kabupaten, tetapi persoalan ini belum kunjung mendapatkan penyelesaian. Karena itu, melayangkan surat kepada Presiden merupakan langkah yang tepat sekaligus mendesak," ujarnya.
Ahyani mengatakan persoalan transportasi laut Bawean-Gresik tidak hanya berkaitan dengan keberadaan kapal dan operasional pelayaran. Sebagai wilayah kepulauan, masyarakat Bawean bergantung pada transportasi laut untuk menunjang mobilitas serta memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari distribusi logistik, aktivitas ekonomi, pendidikan hingga akses pelayanan kesehatan.
"Ketika kapal berhenti, persoalannya bukan hanya soal orang tidak bisa bepergian. Ada masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan, ada kebutuhan logistik, ada aktivitas ekonomi, dan ada kebutuhan lain yang bergantung pada konektivitas laut," jelasnya.
Menurut Ahyani, gangguan transportasi menjadi semakin serius ketika terjadi dalam kondisi masyarakat membutuhkan akses terhadap layanan darurat.
"Tidak menutup kemungkinan, jika kemandekan kapal terus berulang, masyarakat Bawean akan mengalami kesulitan mendapatkan akses kesehatan. Dalam kondisi tertentu, terutama ketika terjadi keadaan kritis, keterbatasan akses transportasi dapat memperbesar risiko terhadap keselamatan masyarakat," tegasnya.
IMK Dorong Solusi Jangka Panjang
Ahyani berharap surat yang dilayangkan KWBG dan PBG kepada Presiden tidak berhenti sebagai penyampaian keluhan, tetapi mendapat tindak lanjut berupa kebijakan yang mampu memberikan kepastian transportasi bagi masyarakat Bawean.
Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan solusi transportasi laut yang lebih berkelanjutan, termasuk skema pelayanan yang dapat mengantisipasi kondisi ketika cuaca menghambat pelayaran.
"Harapannya, surat kepada Presiden ini tidak berhenti sebagai surat pengaduan. Harus ada solusi konkret dan kebijakan yang memberikan kepastian kepada masyarakat Bawean," pungkasnya.
Dukungan IMK terhadap langkah KWBG dan PBG tersebut menjadi bagian dari dorongan kelompok pemuda Bawean agar persoalan konektivitas transportasi laut mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Tim
