BREAKING NEWS

Kotak Amal Berbentuk Kuburan di Musholla Raudlatul Jannah Bawean, Pengingat Kematian yang Sarat Makna

Kotak amal berbentuk kuburan di Musholla Raudlatul Jannah, Dusun Madhe, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. (Foto:kabarbawean)

kabarbawean.com - Sebuah kotak amal dengan bentuk tak biasa menjadi perhatian jamaah dan pengunjung di Musholla Raudlatul Jannah, Dusun Madhe, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. 

Berbeda dengan kotak amal pada umumnya, benda ini dibuat menyerupai kuburan sebagai pengingat akan kematian dan pentingnya mempersiapkan bekal amal untuk kehidupan akhirat.

Kotak amal tersebut terbuat dari kayu jati dengan warna cokelat tua. Desainnya dibuat menyerupai makam sederhana, lengkap dengan celah di bagian atas untuk memasukkan sedekah serta pengunci di bagian depan. Meski tampil sederhana, keberadaannya mampu menarik perhatian setiap orang yang datang beribadah ke musholla tersebut.

Menurut pengurus Musholla Raudlatul Jannah, bentuk kotak amal itu sengaja dipilih bukan untuk mencari sensasi, melainkan sebagai media dakwah yang mengajak masyarakat agar selalu mengingat kematian dan memperbanyak amal saleh.

"Bentuk kuburan ini menjadi pengingat bahwa suatu saat kita semua akan meninggal dunia. Semoga dengan menyisihkan harta di jalan Allah, menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya meski jasad sudah terkubur," ujar salah seorang pengurus musholla.

Pesan yang disampaikan melalui kotak amal tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Junaidi, warga Dusun Bululanjang, yang kebetulan menunaikan salat Ashar di Musholla Raudlatul Jannah saat berada di Dusun Madhe untuk suatu keperluan.

Usai salat, Junaidi mengaku baru pertama kali melihat kotak amal dengan desain seperti itu. Menurutnya, bentuk yang unik justru membuat pesan yang ingin disampaikan lebih mudah tersampaikan kepada masyarakat.

"Menurut saya, kotak amal ini sangat bagus karena mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia hanya sementara. Setiap melihatnya, hati seperti diajak untuk bersedekah dan mempersiapkan bekal sebelum kembali kepada Allah SWT. Bentuknya sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam," katanya.

Selain menjadi tempat menghimpun infak dan sedekah untuk kebutuhan operasional musholla, kotak amal tersebut juga menjadi sarana dakwah yang mengajak jamaah untuk lebih peduli terhadap amalan yang akan menjadi bekal di akhirat. Keberadaannya pun kerap menarik perhatian pengunjung yang datang beribadah karena desainnya yang tidak lazim.

Hingga kini, kotak amal berbentuk kuburan di Musholla Raudlatul Jannah masih terawat dan terus digunakan. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa setiap harta yang disedekahkan di jalan Allah tidak hanya bermanfaat bagi sesama, tetapi juga dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah tiada.

Editor: Ahmad Faiz                 Reporter: Saiful Hasan