Rumah Warga Serambah Bawean Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp100 Juta
kabarbawean.com - Rumah milik Sanwaidi (32), warga Dusun Serambah, Desa Kebontelukdalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, dibobol maling pada Rabu (13/5/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai dan perhiasan emas dengan total nilai diperkirakan lebih dari Rp100 juta.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB saat istri korban hendak mengantar anaknya ke SDIT Sangkapura. Saat masuk ke kamar, ia mendapati dompet berada di atas kasur dan tirai jendela dalam keadaan bergeser.
“Waktu istri saya masuk ke kamar, dompetnya sudah berada di atas kasur dan tirai jendela dalam keadaan bergeser. Setelah itu, istri saya spontan melihat kotak emas dan sudah tidak ada, lalu langsung membangunkan saya. Saat saya memeriksa lemari, ternyata beberapa tas juga hilang,” ujar Sanwaidi, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, terdapat empat tas yang hilang dari dalam rumah, terdiri dari dua tas gendong dan dua tas tangan. Menurutnya, pelaku diduga masuk melalui jendela rumah saat penghuni sedang tertidur.
“Ada empat tas yang dibawa pelaku, dua tas gendong dan dua tas tangan. Yang hilang berupa uang dan emas dengan nilai diperkirakan lebih dari Rp100 juta. Kalau menurut saya, pencuri masuk lewat jendela,” bebernya.
Sanwaidi memperkirakan aksi pencurian terjadi sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB. Saat kejadian, dirinya berada di luar rumah, sementara istri dan anaknya berada di dalam rumah setelah pulang sekitar pukul 02.00 WIB.
“Saya perkirakan kejadiannya sekitar jam dua belas atau jam satu malam. Karena dompet kecil saya masih utuh di tempat biasa, sedangkan kotak emas dan dompet besar sudah hilang. Kamar itu memang jarang ditempati tidur karena saya biasanya tidur di kamar sebelah,” ungkapnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Aipda Wijiono dari Unit Reskrim Polsek Sangkapura langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi dari Kepala Dusun Serambah.
“Iya, kemarin yang datang ke kantor polsek Pak Kasun, saya langsung menuju lokasi. Sudah kami cek semuanya, intinya pemilik rumah tidak mengetahui siapa yang masuk karena istri dan anaknya tidur, sementara suaminya di kandang sapi,” ujar Aipda Wijiono.
![]() |
| tas milik korban yang ditemukan dalam keadaan ditinggalkan di samping rumah dan area persawahan (Foto:Istimewa) |
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa tas milik korban ditemukan dalam keadaan ditinggalkan di samping rumah dan area persawahan yang berjarak sekitar 40 meter dari lokasi kejadian. Diduga pelaku hanya mengambil barang-barang berharga sebelum meninggalkan tas tersebut.
Kepala Dusun Serambah, Saiful, berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayahnya.
“Semoga pelakunya segera terdeteksi dan terungkap agar ada efek jera, sekaligus menjadi pelajaran supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi terhadap warga Dusun Serambah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pedagang emas di Bawean agar lebih waspada apabila ada pihak yang mencurigakan menjual emas dalam waktu dekat.
“Kami juga meminta kerja sama saudagar emas di Bawean, siapa tahu ada orang mencurigakan yang menjual emas agar tetap waspada,” pungkasnya.
Saat ini kasus pencurian tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap pelaku pencurian.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Saiful Hasan


