BREAKING NEWS

Misteri Batu Bersusun di Bawean, Jejak Candi Kuno atau Fenomena Alam?

Batu bersusun yang berada di kawasan Martalaya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, yang diduga menyimpan jejak sejarah masa lampau.
(Foto: kabarbawean)

kabarbawean.com - Pulau Bawean tidak hanya dikenal karena panorama alam dan wisata baharinya, tetapi juga menyimpan misteri sejarah yang hingga kini belum terungkap. Di sejumlah lokasi di Pulau Bawean ditemukan susunan batu gunung yang tampak rapi menyerupai struktur bangunan kuno.

Fenomena tersebut ditemukan di kawasan Martalaya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, serta Dusun Tanjunganyar, Desa Lebak. Warga setempat meyakini batu-batu itu bukan sekadar bentukan alam biasa, melainkan bagian dari peninggalan masa lampau.

Cerita mengenai keberadaan “bangunan kuno” di lokasi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bawean. Dugaan itu semakin kuat setelah sejumlah artefak bersejarah ditemukan di beberapa wilayah Pulau Bawean.

“Dari dulu orang tua di sini memang sering bercerita kalau tempat itu dulunya merupakan bekas bangunan lama,” ujar Tayib, warga bawean, Kamis (7/5/2026).

Bentuk susunan batu yang tampak teratur memunculkan spekulasi bahwa kawasan tersebut kemungkinan pernah menjadi situs pemujaan atau bangunan kuno pada masa Hindu-Buddha.

Namun hingga kini belum ada penelitian arkeologi mendalam yang memastikan asal-usul batu bersusun tersebut. Sejumlah pihak menilai fenomena itu juga bisa terbentuk secara alami akibat aktivitas vulkanik purba.

Pulau Bawean sendiri dikenal sebagai pulau vulkanik dengan karakter geologi yang unik. Aktivitas gunung api, tekanan magma, hingga abrasi air laut selama ribuan tahun dapat membentuk pola batuan tertentu yang menyerupai struktur buatan manusia.

Meski demikian, keterbatasan penelitian membuat misteri batu bersusun di Bawean masih menjadi tanda tanya besar.

Sejumlah pemerhati sejarah berharap pemerintah dan akademisi melakukan penelitian lebih lanjut sebelum lokasi tersebut rusak akibat aktivitas penambangan batu yang semakin masif.

Jika terbukti sebagai situs kuno, batu bersusun di Bawean dinilai dapat menjadi salah satu jejak penting sejarah peradaban Nusantara di kawasan Laut Jawa.

Editor: Ahmad Faiz                    Reporter: Prof