Porsadin VII Sangkapura Jadi Ajang Unjuk Potensi Santri, 55 MDTA Ikuti Berbagai Lomba
![]() |
| Kiai Moh. Nasir, Ketua FKDT Sangkapura, saat menyampaikan sambutan pembukaan Porsadin VII tingkat kecamatan di Ponpes An-Nur 2, Sangkapura, Bawean. (Foto: kabarbawean) |
kabarbawean.com - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII tingkat Kecamatan Sangkapura resmi digelar pada Minggu (26/4/2026) di Yayasan Pondok Pesantren An Nur 2, Dusun Sungaitopo, Desa Sungai Teluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Pulau Bawean.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kecamatan Sangkapura. Sejumlah cabang lomba dipertandingkan, di antaranya tahfidz Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta pidato bahasa Arab.
Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Sangkapura, Kiai Moh. Nasir, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa Porsadin VII menjadi momentum untuk melihat sekaligus mengembangkan potensi para santri.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melihat potensi santri dan meningkatkan kualitas mereka. Nantinya para juara akan kita kirim ke tingkat kabupaten,” ujarnya.
Ia menambahkan, para peserta yang meraih peringkat pertama di tingkat kecamatan akan dipersiapkan untuk mengikuti Porsadin tingkat Kabupaten Gresik yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2026 di Panceng, dengan melibatkan 17 kecamatan.
"Untuk peserta yang dapat juara satu nantinya akan mengikuti lomba tingkat kabupaten yang di jadwalkan pada 26 Agustus 2026 di Panceng dengan melibatkan 17 kecamatan dan untuk biaya kami tanggung termasuk pendampingnya," imbuhnya.
Menurutnya, pelaksanaan Porsadin ini merupakan yang pertama kali digelar oleh FKDT Sangkapura. Kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut dari dorongan tingkat kabupaten setelah sebelumnya Bawean belum pernah menggelarnya.
“Pelaksanaan Porsadin ini merupakan yang pertama kali kami selenggarakan di tingkat kecamatan. Ini juga menjadi tindak lanjut dari dorongan tingkat kabupaten, mengingat sebelumnya Bawean belum pernah menggelar ajang serupa. Bahkan, ke depan kami siap menjadi tuan rumah Porsadin tingkat kabupaten,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ajang ini akan berlanjut ke tingkat provinsi yang direncanakan digelar di Lumajang, hingga ke tingkat nasional di Semarang.
![]() |
| Pelepasan balon sebagai simbol pembukaan Porsadin VII tingkat Kecamatan Sangkapura oleh FKDT Sangkapura, Bawean. (Foto: kabarbawean) |
Sementara itu, Kemas Saiful Rizal Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sangkapura menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Porsadin mampu mendorong peserta didik untuk terbiasa berkompetisi secara sehat.
“Dengan banyaknya lomba baik olahraga maupun seni, anak-anak didik kita akan terbiasa berkompetisi dan mengembangkan kemampuan diri menjadi yang terbaik. Ini penting untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Koordinator Wilayah (Korwil) V Dinas Pendidikan Bawean, Sahroni Nur, berharap pendidikan diniyah di wilayah Bawean mampu bersaing dengan daerah lain di daratan.
“Saya berharap pendidikan diniyah di Bawean tidak kalah dengan daratan. Dana operasional seperti BOP benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dalam kompetisi.
“Saat lomba silakan bersaing, tetapi setelah itu kita tetap bersahabat. Soal menang dan kalah, itu urusan di atas,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan FKDT Sangkapura dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan diniyah di Bawean.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Saiful Hasan


