BREAKING NEWS

Petis Bawean, Bumbu Khas Berbahan Ikan yang Jadi Andalan Kuliner Pulau Bawean

Petis Bawean (Foto:kabarbawean)

kabarbawean.com - Petis Bawean menjadi salah satu kuliner khas yang mencuri perhatian dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Berbeda dari petis pada umumnya, petis ini dibuat dari ikan tuna atau tongkol segar dengan cita rasa gurih-asin yang kuat serta aroma khas laut.

Pulau Bawean tidak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga kekayaan kuliner tradisional yang masih terjaga. Salah satu yang menonjol adalah petis Bawean, bumbu pasta khas yang menjadi bagian penting dalam berbagai hidangan lokal.

Petis Bawean memiliki keunikan tersendiri dibandingkan petis dari daerah lain di Jawa Timur. Jika umumnya petis dibuat dari udang, maka petis Bawean justru menggunakan bahan dasar ikan laut seperti tuna atau tongkol segar.

Proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional. Daging ikan direbus untuk diambil sarinya, kemudian dimasak kembali hingga mengental dan menghasilkan tekstur pekat berwarna gelap. Dari proses tersebut, tercipta petis dengan rasa asin yang kuat serta aroma ikan yang khas.

Dalam keseharian masyarakat Bawean, petis ini banyak digunakan sebagai bahan utama rujak khas Bawean atau dikenal dengan rujak petis. Selain itu, petis juga kerap dijadikan cocolan untuk berbagai makanan seperti gorengan dan kerupuk.

Salah seorang wisatawan asal Mojokerto, Aini, mengaku terkesan dengan cita rasa petis Bawean yang berbeda dari daerah asalnya. Ia bahkan membeli petis tersebut sebagai oleh-oleh untuk keluarganya.

“Petis Bawean ini beda, rasanya lebih kuat dan sedap karena dari ikan. Saya beli untuk oleh-oleh,” ujarnya saat ditemui di Pasar Padalaman.

Dari sisi harga, petis Bawean tergolong terjangkau. Dalam satu kemasan, produk ini dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp15.000, tergantung ukuran dan kualitas bahan.

Selain menjadi pelengkap makanan, petis Bawean juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat. Produksi yang masih dilakukan secara tradisional turut mendukung perekonomian pelaku usaha kecil di Bawean.

Dengan cita rasa khas dan proses pembuatan yang tetap mempertahankan tradisi, petis Bawean tidak hanya sekadar bumbu pelengkap, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kuliner Pulau Bawean. Potensi ini dinilai dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata kuliner di Kabupaten Gresik.

Editor: Ahmad Faiz                    Reporter: Umi Oktafiyanah