DMI Sangkapura Turun ke Masjid, Perkuat Takmir dan Gaungkan Gerakan Memakmurkan Rumah Ibadah
kabarbawean.com - Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Sangkapura terus menguatkan peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat. Salah satunya melalui kegiatan turun ke bawah (turba) yang digelar di Masjid Baitul Haq, Dusun Tajungkimah, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PC DMI Sangkapura, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sangkapura, dan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Bawean. Turba tersebut dihadiri para pengurus takmir Masjid Baitul Haq sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan memakmurkan masjid.
Rombongan pengurus hadir sebelum pelaksanaan Salat Jumat. Dalam kesempatan itu, Ustaz Syaifuddin bertindak sebagai khatib, sementara imam Salat Jumat dipimpin Ustaz Moh Yarmis, yang keduanya merupakan pengurus PC DMI Sangkapura.
Ketua PC DMI Sangkapura, Kiai Moh. Ilyas, memberikan pengarahan kepada pengurus takmir mengenai strategi memakmurkan masjid. Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus diperhatikan, yakni imarah, idarah, dan riayah.
"Imarah tidak hanya membangun fisik masjid agar lebih layak, tetapi juga membangun jamaah dengan melibatkan masyarakat sekitar, tokoh agama, keluarga, serta melestarikan seni dan budaya Islam," ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa idarah berkaitan dengan manajemen dan administrasi masjid yang tertib.
"Idarah berkaitan dengan manajemen dan administrasi masjid yang tertib, mulai dari struktur kepengurusan, legalitas, administrasi, hingga sistem pengawasan yang amanah," lanjutnya.
![]() |
| Pengurus PC DMI Sangkapura, MUI Sangkapura, LTMNU Bawean, dan pengurus takmir Masjid Baitul Haq berfoto bersama usai kegiatan turba di Masjid Baitul Haq. (Foto: kabarbawean) |
Sementara itu, riayah berfokus pada pemeliharaan masjid agar tetap nyaman, terawat, dan berfungsi optimal bagi jamaah.
"Riayah berkaitan dengan pemeliharaan masjid, meliputi kondisi bangunan, fasilitas, kebersihan lingkungan, hingga kelengkapan sekretariat agar masjid tetap nyaman, terawat, dan berfungsi optimal bagi jamaah," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LTMNU Bawean, Sholehoddin, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendampingi pengurus takmir masjid serta secara rutin menggelar kegiatan bersih-bersih masjid.
"LTMNU juga lakukan bersih-bersih masjid bersama H. Mizan UD sahbat. Saya siap mendampingi pengurus takmir jika dibutuhkan agar bisa lebih baik dan makmur," katanya.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Fahrul Musaddad. Diharapkan, turba ini semakin memperkuat sinergi antara DMI, MUI, LTMNU, dan pengurus takmir dalam memakmurkan masjid di Pulau Bawean.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Saiful Hasan


