BREAKING NEWS

Dari Silaturahmi ke Kekuatan Ekonomi, PSB Bangun Jejaring Saudagar Bawean Menuju Panggung Global

Foto bersama saat kongres Persatuan Sudagar Bawean (PSB) ke II di Hotel Santika Gresik tahun 2025 lalu (Foto:Istimewa)

kabarbawean.com - Berawal dari diskusi sederhana para perantau, Persatuan Saudagar Bawean (PSB) kini berkembang menjadi kekuatan kolektif pengusaha yang tidak hanya menghubungkan jejaring bisnis, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bawean secara berkelanjutan.

Di tengah persaingan ekonomi yang kian kompetitif, PSB tampil sebagai organisasi berbasis komunitas yang konsisten membangun kekuatan ekonomi dari akar kultural. Menghimpun para pengusaha asal Pulau Bawean, organisasi ini tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga motor penggerak sinergi usaha lintas daerah hingga mancanegara.

Gagasan pembentukan PSB lahir dari kesadaran para tokoh dan pelaku usaha Bawean di perantauan akan pentingnya ruang bersama. Diskusi informal yang berkembang kemudian melahirkan kesepahaman untuk membangun wadah kolektif dalam memperkuat jaringan, berbagi peluang, dan mengembangkan usaha secara bersama. Sejumlah tokoh menjadi penggagas awal, di antaranya M. Yahya Zaini, Asy’ari, Faisol, serta tokoh Bawean lainnya.

PSB resmi dideklarasikan pada 8 September 2015 di Kabupaten Gresik. Melalui Kongres I pada 29 Mei 2016 di Surabaya, struktur kepengurusan awal dibentuk.

Perjalanan organisasi berlanjut dengan Kongres II pada 13 Desember 2025 di Gresik, yang kembali menetapkan Asy’ari sebagai Ketua Umum untuk periode 2025–2029.

Dalam keterangannya, Asy’ari menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan profesionalisme dan daya saing anggota.

“PSB hadir sebagai ruang kolaborasi bagi para pengusaha Bawean untuk tumbuh dan berkembang bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina, M. Yahya Zaini, menekankan pentingnya peran saudagar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Sinergi antara dunia usaha dan kebijakan publik menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” jelasnya.

Visi, Program, dan Peran Strategis PSB

PSB mengusung visi mewujudkan saudagar Bawean yang tangguh dan berdaya saing global. Untuk mencapainya, organisasi ini menjalankan misi memperkuat jaringan dan komunikasi bisnis, mendukung pengembangan usaha anggota, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Bawean.

Dalam implementasinya, PSB menjalankan berbagai program strategis yang mencakup penguatan organisasi, peningkatan partisipasi anggota, serta peningkatan prestasi dan reputasi.

Program tersebut meliputi pengembangan UMKM dan akses permodalan, ketenagakerjaan, pariwisata, infrastruktur dan properti, digitalisasi, hingga sektor lingkungan dan perikanan.

PSB juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank BRI dalam akses pembiayaan dan digitalisasi, serta Asosiasi Dosen Indonesia dalam pengembangan sektor pariwisata.

Penguatan Organisasi dan Kontribusi Nyata

Tak hanya fokus pada bisnis, PSB juga menunjukkan kepedulian sosial melalui berbagai program nyata, seperti layanan ambulans dan rumah singgah gratis bagi masyarakat Bawean yang menjalani perawatan di Gresik dan Surabaya.

Organisasi ini juga pernah mengelola koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi anggota secara kolektif.

Secara kelembagaan, PSB memiliki struktur organisasi yang mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari organisasi dan keanggotaan, pendidikan dan pelatihan, UMKM dan keuangan, hingga pariwisata, ekonomi kreatif, infrastruktur, hukum, dan media.

Dengan legalitas resmi melalui akta notaris dan pengesahan Kementerian Hukum dan HAM, PSB semakin menegaskan posisinya sebagai organisasi strategis. Tidak hanya sebagai wadah bisnis, PSB juga berperan sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas, penghubung diaspora pengusaha Bawean, serta mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

Ke depan, penguatan organisasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci bagi PSB dalam membangun saudagar Bawean yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Editor: Ahmad Faiz                Reporter: Saiful Hasan