Sambut Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Sangkapura Gelar Pengajian Pra Ramadhan dan Siapkan Program Dakwah Spesial
![]() |
| Pamflet pengajian pra Ramadhan yang diselenggarakan PCM Muhammadiyah Sangkpura Bawean (Foto: Istimewa) |
kabarbawean.com - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sangkapura, Pulau Bawean, akan menggelar Pengajian Pra-Ramadan 1447 Hijriah pada Sabtu malam (7/2/2026) pukul 19.30 WIB di Masjid As Shalihin Sangkapura Bawean.
Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Khozin, M.Si., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur sekaligus Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengajian ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan sebagai upaya mempersiapkan umat Islam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Ketua PCM Muhammadiyah Sangkapura, Hairuddin, mengatakan pengajian pra-Ramadan bertujuan mempersiapkan masyarakat secara fisik maupun spiritual sebelum memasuki bulan puasa.
“Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun menjelang Ramadan sebagai bekal untuk mempersiapkan diri, baik fisik maupun jiwa, dalam menyambut bulan suci,” ujarnya Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terbuka tidak hanya untuk warga Muhammadiyah, tetapi juga mengundang berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi keagamaan lain.
“Yang diundang bukan hanya warga Muhammadiyah, tetapi juga teman-teman dari MWCNU Sangkapura, Muslimat, Fatayat, serta masyarakat umum,” katanya.
Hairuddin menambahkan, selama bulan Ramadan pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program keagamaan, di antaranya pembagian takjil bagi jamaah dan musafir setiap hari.
“Setiap tahun kami menyiapkan sekitar 100 porsi takjil untuk jamaah berbuka puasa, baik yang berada di masjid maupun para musafir,” jelasnya.
Selain itu, PCM Muhammadiyah Sangkapura juga akan menghadirkan mubaligh dari luar daerah untuk memperkuat kegiatan dakwah selama Ramadan.
“Tahun ini kami mendatangkan sembilan mubaligh dari Yogyakarta agar suasana Ramadan lebih semarak dan jamaah semakin semangat mengikuti pengajian,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan sebagai kesempatan meningkatkan kualitas ibadah.
“Ramadan adalah kesempatan yang belum tentu kita temui kembali, karena itu mari digunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak ibadah,” pesannya.
Hairuddin juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam setiap kegiatan organisasi keagamaan.
“Pemuda adalah aset dan motor penggerak kegiatan Muhammadiyah, sehingga seluruh kegiatan PCM selalu melibatkan pemuda,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Saiful Hasan
