Nelayan Pulau Gili Timur yang Hilang Saat Memancing Gurita Ditemukan Meninggal di Dasar Laut

Korban Ainul Majid (35) saat di bawah nelayan lokal beserta warga ke rumah duka Dusun Gili Timur Desa Sidogedungbatu Bawean (Foto:Istimewa)

kabarbawean.com - Nelayan asal Dusun Gili Timur, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Ainul Majid (35), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut untuk memancing gurita, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar laut.

Korban ditemukan pada Selasa (3/2/2026) di perairan Karang Tona, wilayah laut sebelah timur Pulau Gili, setelah dilakukan upaya pencarian selama dua hari oleh tim gabungan dan nelayan setempat.

Ainul Majid dilaporkan hilang sejak Senin pagi (2/2/2026) setelah berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan perahu klotok untuk memancing gurita di kawasan Karang Tona.

 Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, perahu milik korban ditemukan mengapung tanpa awak di sekitar lokasi pemancingan oleh nelayan lain, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga setempat.

Pencarian hari pertama dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Koramil, aparat desa, nelayan, dan warga Pulau Gili dengan melakukan penyisiran permukaan laut. Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua oleh warga dan nelayan setempat dengan metode penyelaman menggunakan alat selam kompresor, meski kondisi cuaca dilaporkan kurang bersahabat. Sejumlah nelayan bahkan bermalam di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban.

Suyadi, salah satu tokoh masyarakat Pulau Gili, mengatakan bahwa pencarian terus dilakukan secara intensif dengan memperluas area penyisiran hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

"Hari kedua pencarian terus dilakukan kembali walaupun cuaca kurang bersahabat, dengan pembagian peluasan penyisiran pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Sekitar pukul 15:30 WIB, korban berhasil ditemukan didasar laut dalam posisi terlentang disela-sela himpitan karang berpasir yang tidak jauh dari lokasi awal pencarian," bebernya.

Suyadi menambahkan, sebelum menemukan jasad korban, tim penyelam terlebih dahulu menemukan sarung yang diduga milik Ainul Majid. Setelah itu, pencarian difokuskan di sekitar lokasi hingga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban kemudian dievakuasi ke atas perahu klotok dan dibawa ke daratan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.

"Keberhasilan ini atas kekompakan warga Pulau Gili Timur, yang dari awal melakukan pencarian secara mandiri hingga ditemukannya korban. Kami atas nama keluarga korban, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan serta kerja keras dari para nelayan dan masyarakat Pulau Gili Timur," imbuhnya.

Sebelumnya, pencarian korban juga melibatkan Kepala Desa Sidogedungbatu, H. Supar, bersama Kapolsek Sangkapura, IPTU Andik Asworo, yang turut meninjau langsung lokasi pencarian di sekitar Karang Tona, sebelah timur Pulau Gili.

Dengan ditemukannya Ainul Majid, operasi pencarian resmi dihentikan. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat Pulau Gili, yang selama dua hari terakhir bahu-membahu melakukan pencarian di tengah laut.

Editor: Ahmad Faiz                    Reporter: Saiful Hasan