Pelayaran Bawean Mandek, Harga Bahan Pokok di Bawean Melonjak

Pasar Desa Kotakusuma Kecamatan Sangkapura Bawean Gresik (Foto:kabarbawean)

kabarbawean.com - Terhentinya pelayaran akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi berdampak langsung pada distribusi logistik ke Pulau Bawean. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan kebutuhan pokok tersendat dan memicu lonjakan harga di tingkat masyarakat.

Lina, warga Desa Lebak, Bawean, mengungkapkan bahwa harga ayam potong kini telah mencapai Rp80 ribu per kilogram. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

“Harga ayam sekarang sudah Rp80 ribu per kilo. Kalau kondisi ini terus berlanjut, masyarakat akan semakin kesulitan, terutama pedagang kecil,” ujar Lina.

Selain ayam, harga telur dan sejumlah bahan pokok lainnya juga mulai mengalami kenaikan. Hingga Rabu (14/1/2026), harga telur di Bawean dilaporkan berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Lina menambahkan, jika pasokan terus tersendat akibat terhentinya pelayaran, kenaikan harga dikhawatirkan akan semakin meluas. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menjamin kelancaran distribusi logistik.

“Kami berharap pemerintah bisa segera menghadirkan kapal bantuan agar distribusi barang kembali normal,” tambahnya.

Terhentinya pelayaran membuat kapal pengangkut logistik dari daratan belum dapat menjangkau Bawean. Akibatnya, pasokan kebutuhan pokok menjadi terbatas dan menambah beban ekonomi masyarakat di pulau tersebut.

Hal senada disampaikan Aisyah, warga Desa Daun, yang berharap kondisi cuaca segera membaik. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan masyarakat cenderung meningkat menjelang peringatan Isra' Mi'raj.

“Mudah-mudahan cuaca cepat membaik. Apalagi sekarang mendekati peringatan Isra' Mi'raj, masyarakat Bawean pasti membutuhkan telur dan ayam untuk hidangan acara,” tuturnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Gresik masih mengupayakan kehadiran kapal bantuan untuk mendukung distribusi logistik ke Bawean sembari menunggu kondisi cuaca kembali membaik dan pelayaran dapat beroperasi normal.

Editor: Ahmad Faiz            Reporter: Saiful Hasan

saiful hasan

Jurnalis di Media Kabar Bawean. “Jika tak lahir sebagai cahaya, jadilah cahaya melalui tulisan."

Lebih baru Lebih lama