![]() |
| Kapal KM Dharma Kencana III yang akan berangkat ke Bawean di pelabuhan tanjung perak Surabaya (Foto:Istimewa) |
kabarbawean.com - Kapal KM Dharma Kencana III resmi diberangkatkan menuju Pulau Bawean pada Jumat (16/1/2026) sebagai bagian dari deviasi pelayaran PT Dharma Lautan Utama (DLU) untuk melayani masyarakat Bawean yang terdampak cuaca buruk.
Berdasarkan informasi dari Zulfikar, Petugas Angkutan Penyeberangan SDP Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, kapal lepas sandar dari Dermaga Surabaya Veem, Pelabuhan Tanjung Perak, pada pukul 11.05 WIB.
“Keberangkatan KM Dharma Kencana III tujuan Bawean hari ini pukul 11.05 WIB dari Dermaga Surabaya Veem,” ujar Zulfikar saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (16/1/2026).
Kapal tersebut mengangkut 114 penumpang, terdiri dari 110 penumpang dewasa, 3 anak, dan 1 bayi. Selain penumpang, KM Dharma Kencana III juga membawa logistik kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Bawean.
Adapun muatan barang curah logistik meliputi 1 truk sedang bermuatan telur, 8 unit kendaraan pikap (3 bermuatan telur dan 5 bermuatan sayur), 7 koli paket PT Pos Indonesia, serta 8 boks styrofoam berisi bahan kebutuhan lainnya.
Menurut estimasi nahkoda, waktu tempuh pelayaran diperkirakan 9 hingga 10 jam, dengan perkiraan tiba (ETA) di Pelabuhan Bawean antara pukul 19.00 hingga 19.30 WIB.
Zulfikar juga mengimbau para pemilik barang agar segera melakukan pembongkaran setibanya kapal di Bawean. Pasalnya, waktu sandar kapal di Pelabuhan Bawean sangat terbatas.
“Dimohon kepada pemilik barang, saat kapal sandar di Pelabuhan Bawean agar segera dibongkar. Estimasi kapal hanya sandar sekitar satu jam karena harus mengejar air pasang menuju Alur Kumai, Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PKB, Bustami Hazim, menyampaikan apresiasi atas keberangkatan kapal tersebut, khususnya karena tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga membawa logistik kebutuhan pokok untuk masyarakat Bawean.
“Yang terpenting bukan hanya penumpang bisa menyeberang, tetapi logistik juga bisa masuk ke Bawean. Ini sangat membantu masyarakat setelah beberapa hari pelayaran terhenti,” ujar Bustami saat dikonfirmasi terpisah.
Bustami berharap proses sandar dan bongkar muat di Pelabuhan Bawean dapat berjalan lancar, sehingga distribusi logistik bisa segera dirasakan masyarakat. Ia juga menegaskan DPRD Kabupaten Gresik akan terus mengawal kelancaran transportasi dan distribusi kebutuhan pokok ke Pulau Bawean, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Editor: Ahmad Faiz Reporter: Saiful Hasan

