Cuaca Buruk Terjang Bawean, Rumah Lansia di Desa Lebak Ambruk

Ibu Nurhasanah saat di depan rumahnya dusun Raba Desa Lebak Bawean (Foto:Istimewa)

kabarbawean.com - Cuaca buruk yang melanda Pulau Bawean menyebabkan satu unit rumah warga di Dusun Rabe, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, ambruk. Rumah milik Nurhasanah (76) roboh setelah hujan deras disertai angin kencang dan petir mengguyur wilayah setempat pada Selasa malam Rabu (6/1/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Rumah yang ambruk diketahui sudah lama tidak ditempati oleh pemiliknya.

Kepala Desa Lebak, Fadal, mengatakan bangunan rumah tersebut sejak awal sudah dalam kondisi tidak layak huni. Struktur atap yang menggunakan kayu kelapa telah lapuk dan hampir seluruh bagiannya dimakan rayap, sehingga sangat rentan roboh.

“Sebetulnya rumah itu sudah tidak dihuni dan memang tidak layak huni. Rangka atapnya dari kayu kelapa sudah lama lapuk dan hampir seluruh bagian atap dimakan rayap. Jadi memang rentan roboh kapan pun, tinggal menunggu waktu saja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026)

Ia menjelaskan, kondisi rumah semakin memburuk setelah terdampak gempa bumi Bawean pada 2024 lalu. Sejak saat itu, Nurhasanah tidak lagi menempati rumah tersebut dan memilih tinggal di rumah anaknya yang berada di sebelah bangunan tersebut.

“Sejak gempa, rumah itu sudah tidak dihuni. Warga juga sudah beberapa kali menyarankan agar dilakukan perbaikan total, tetapi karena keterbatasan ekonomi belum sempat dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Calon Kepala Dusun Rabe, Zulfikar, menyampaikan bahwa saat gempa Bawean 2024 rumah Nurhasanah masuk kategori rusak sedang. Kerusakan meliputi dapur yang roboh, sejumlah dinding retak, serta genteng yang berjatuhan.

“Waktu gempa rumah Ibu Nurhasanah menurut saya masuk kategori rusak sedang. Namun sejak kejadian itu, beliau tidak mendapatkan bantuan apa pun dari pemerintah,” kata Zulfikar.

Zulfikar menambahkan, bangunan kecil berupa dhurung (gazebo khas Bawean) yang berada di bagian depan rumah juga ikut roboh akibat terpaan angin kencang dan hujan deras disertai petir, bahkan sempat mengarah ke badan jalan.

“Bangunan kecil dhurung di bagian depan rumah yang sebelumnya masih berdiri juga ikut roboh akibat angin kencang dan hujan deras disertai petir, serta sempat mengarah ke badan jalan,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Faiz         Reporter: Saiful Hasan

saiful hasan

Jurnalis di Media Kabar Bawean. “Jika tak lahir sebagai cahaya, jadilah cahaya melalui tulisan."

Lebih baru Lebih lama