BREAKING NEWS

LBH Ansor Bawean Gelar Isbat Nikah Massal demi Legalitas Pernikahan dan Masa Depan Anak

Penyerahan surat kuasa peserta isbat nikah massal asal Desa Kebuntelukdalam kepada LBH PC GP Ansor Bawean di Kantor PC NU Bawean. (Foto: Istimewa)

kabarbawean.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC GP Ansor Bawean menggelar program Isbat Nikah Massal untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan legalitas hukum pernikahan sekaligus melindungi hak-hak anak.

Program ini diawali dengan sosialisasi dan pendaftaran peserta yang berlangsung sejak 15 Februari hingga 15 Maret 2026.

Puncak kegiatan berupa sidang isbat nikah dijadwalkan berlangsung pada minggu keempat April 2026 di Pengadilan Agama Bawean.

Program sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berdasarkan data panitia, hingga penutupan pendaftaran tercatat 62 pasangan telah mendaftarkan diri.

“Alhamdulillah program ini disambut antusias oleh masyarakat. Hingga saat ini ada 62 pasangan yang telah mendaftar,” ujar Rawi, panitia program sidang isbat nikah, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, pendaftaran peserta dilakukan melalui dua jalur, yakni secara daring dan pendaftaran langsung.

“Pendaftaran dapat dilakukan melalui link yang kami bagikan di akun TikTok dan Instagram @lbhansorbawean, atau datang langsung melalui Person in Charge (PIC) di Gedung PC NU Bawean,” jelasnya.

Ketua LBH Ansor Bawean, Abdul Aziz, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar menyelesaikan persoalan administratif, tetapi juga bertujuan melindungi masa depan anak-anak dari pasangan yang menikah secara siri.

“Legalitas pernikahan adalah fondasi utama perlindungan hukum keluarga. Tanpa buku nikah, anak-anak yang lahir dari pernikahan siri sering kesulitan mendapatkan akta kelahiran. Dampaknya bisa meluas, mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga bantuan sosial,” ungkapnya.

Ia menambahkan, LBH PC GP Ansor Bawean akan terus menjalankan berbagai program pendampingan hukum bagi masyarakat.

“Ke depan kami akan terus konsisten menjalankan program sosial dan pendampingan di bidang hukum agar masyarakat Pulau Bawean semakin sadar hukum dan berdaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Bawean, Nanang Qosim, menilai kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian pemuda kepada masyarakat.

“Ansor hadir sebagai jembatan keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa hukum dapat diakses secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Editor: Ahamd Faiz                Reporter: Saiful Hasan